Walaupun pemerintah sudah menetapkan bahwa bahan bakar premium hanya untuk mobil keluaran lama dan kendaraan umum, tetapi masih banyak mobil keluaran terbaru yang menggunakan bahan bakar premium.
Namun, banyak juga pengguna mobil lama dan motor yang menggunakan pertamax—walaupun harganya lebih mahal—dengan alasan lebih hemat pemakaiannya.
Sebenarnya, apa sih perbedaan antara premium dan pertamax, itu?
Mengapa harganya berbeda-beda?
Berikut ini adalah penjelasannya yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Premium
Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Premium merupakan BBM untuk kendaraan bermotor yang paling populer di Indonesia sebab harganya yang paling murah di antara bahan bakar lainnya.
Premium merupakan BBM dengan oktan atau Research Octane Number (RON) terendah di antara BBM untuk kendaraan bermotor lainnya, yakni hanya 88.
Pada umumnya, premium digunakan untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti mobil, sepeda motor, motor tempel, dan lain-lain.
Berita baiknya adalah, sejak 2006, premium sudah tanpa timbal sehingga gas buangnya tidak menimbulkan banyak polusi.
Kelemahan
1. Dari sisi teknologi, penggunaan premium dalam mesin berkompresi tinggi akan menyebabkan mesin mengalami knocking. Premium di dalam mesin kendaraan akan terbakar dan meledak tidak sesuai dengan gerakan piston. Knocking menyebabkan tenaga mesin berkurang sehingga terjadi inefisiensi.
2. Dari sisi finansial, knocking yang berkepanjangan menyebabkan kerusakan piston sehingga kendaraan bermotor harus diganti pistonnya.
3. Menggunakan tambahan pewarna dye
4. Mempunyai nilai oktan 88
5. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah banyak
2. Pertamax
Seperti halnya premium, pertamax juga merupakan produk BBM dari pengolahan minyak bumi. Pertamax dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya di kilang minyak.
Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 sebagai pengganti Premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan.
Pertamax direkomendasikan untuk kendaraan yang diproduksi setelah tahun 1990, terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan Electronic Fuel Injection (EFI) dan catalytic converters (pengubah katalitik). Harga jual pertamax lebih mahal daripada premium.
Keunggulan
1. Bebas timbal
2. Oktan atau Research Octane Number (RON) yang lebih tinggi dari premium.
3. Pertamax dapat menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Hasilnya, tenaga mesin yang menggunakan pertamax lebih maksimal karena BBM digunakan secara optimal.
4. Ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal.
5. Mempunyai nilai oktan 92
6. Ethanol sebagai peningkat bilangan oktannya
7. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding premium
Kamis, 14 Mei 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
